LAMONGAN| Pro-Desa.com - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Warga Lamongan berduka. Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan periode 2022-2027, KH Abdul Aziz Choiri, wafat pada hari Jumat (26/6/2026) pukul 09.30 WIB. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma'ruf tersebut mengembuskan napas terakhir di kediaman pribadinya, Jalan Lamongrejo Gang Ababil, Kranggan, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan.
Setelah dilakukan shalat jenazah yang dilaksanakan setelah shalat Jumat di Masjid Agung Lamongan, jenazah Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidokumpul, Lamongan. Tampak para pelayat memadati rumah duka di Jl Lamongrejo, Gang Ababil Lamongan untuk memberikan penghormatan terakhir. Mereka antara lain mantan Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan, KH Masnur Arif. Para pelayat kemudian mengiringi jenazah dan mengikuti prosesi pemakaman sampai akhir.
KH Abdul Aziz Choiri adalah pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Ma'ruf. Beliau lahir di Desa Tanggungan, Kecamatan Glagah Kab. Lamongan pada tanggal 21 April 1942 dari pasangan KH Ahmad Khoiri dan Nyai Kasni. Beliau lahir dan tumbuh dari keluarga yang sederhana, dengan seorang ayah yang berprofesi sebagai seorang petani dan guru ngaji di desa tempat beliau tinggal.
KH Abdul Aziz Choiri adalah putera terakhir dari empat bersaudara. Sejak kecil, Beliau sudah menonjol dibanding saudara-saudara yang lain. Di samping cerdas, juga memiliki cita-cita yang tinggi untuk memperdalam ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, KH Abdul Aziz Choiri melakukan pengembaraan dalam mencari ilmu di berbagai tempat salah satunya di PP Langitan.
Setelah sekian lama mengembara menimba ilmu, akhirnya Beliau pulang ke Lamongan, dan membangun PP Al-Ma'ruf tepat di jantung kota Lamongan pada tahun 1985. Beliau pun mengasuhnya dari mulai awal berdirinya sampai Beliau wafat. Beliau mengembangkan metode pembelajaran tradisional dengan pendalaman Al-Qur'an, tafsir, hadis, serta kitab kuning.
Beliau juga aktif sejak muda di GP Ansor Cabang Lamongan. Kemudian pernah dipercaya mengemban posisi sebagai Ketua Bidang Dakwah di kepengurusan PCNU Lamongan. Selain itu pernah menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Nahdlatul Ulama (Partai NU) pada masa lampau. Beliau menjadi figur ulama sepuh di Lamongan yang mencetak sejarah dengan memimpin sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Lamongan selama tiga periode, dan termasuk periode terakhir 2022–2027. (jok)
