Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ekonomi Jember Meroket Tajam: Gebrakan Tekan Kemiskinan, Pemkab Jember Gandeng PTPN-Perhutani

Rabu, 15 April 2026 | April 15, 2026 WIB Last Updated 2026-04-15T20:57:23Z

 

Gus Fawait selalu dekat dengan masyarakat.

JEMBER| Pro-Desa.com- Bupati Jember Muhammad Fawait terus melakukan inovasi dalam memajukan perekonomian Kabupaten Jember. Berbagai macam pendekatan dilakukan sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.


Dalam sebuah forum strategis yang digelar di Gedung Soedjarwo, Universitas Jember, Senin (13/4/2026), bupati yang akrab di telinga dengan panggilan Gus Fawait tersebut menyampaikan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PTPN, dan Perhutani dalam memanfaatkan potensi lahan yang ada.


Ia menyebut bahwa terdapat sekitar 36 hingga 38 ribu hektare lahan hutan sosial yang berpotensi dikelola oleh masyarakat miskin ekstrem berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Selain itu, sekitar 90 ribu kepala keluarga di Jember masih berada dalam kategori desil 1 atau kelompok kemiskinan paling rendah.


"Oleh karena itu, pemanfaatan lahan tidur milik PTPN menjadi salah satu strategi yang didorong untuk membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar hutan dan perkebunan," jelas Fawait.


Meski angka kemiskinan di Jember tercatat mengalami penurunan yang cukup cepat dibandingkan daerah lain di Jawa Timur, pemerintah daerah menegaskan penanganan kemiskinan ekstrem tetap menjadi prioritas utama.


Tanpa Kenaikan Pajak


Diakui, perekonomian Jember di era kepemimpinan Gus Fawait maju pesat. Di saat beberapa daerah berusaha untuk menaikkan pajak untuk meningkatkan ekonominya, justru di era kepemimpinan politisi Gerindra tersebut ekonomi Jember meroket.

Gus Fawait mengatakan PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun 2024 dan tahun 2025 ada kenaikan sebesar 36 persen.


"Tahun 2024 menunjukkan PAD sebesar Rp 774 miliar. Dengan adanya kenaikan tersebut di tahun 2025 PAD Jember mencapai Rp 1,06 T," ungkap mantan ketua fraksi Gerindra DPRD Jatim ini saat dikonfimasi, Senin 13/4/2026.


Presiden LSN ini mengatakan ada sejumlah gebrakan yang dilakukan olehnya untuk mencapai capaian tersebut di antaranya menekan adanya sektor-sektor yang berpeluang adanya kebocoran anggaran.


"Dengan perbaikan sistem tersebut, tentunya kami berusaha agar bisa ditekan adanya kebocoran," jelasnya.


Mantan ketua komisi C DPRD Jatim ini mengatakan selain itu, cara lain yang dibuatnya agar Jember mandiri yaitu dengan memaksimalkan potensi daerah.


"Di Jember ini banyak sektor-sektor yang layak bisa dimaksimalkan untuk mendokrak pendapatan daerah,"terang dia.


Sekedar diketahui, selama kepemimpinan bupati Gus Fawait, pertumbuhan ekonomi Jember mencapai 5,47 persen atau melampaui tingkat pertumbuhan Provinsi Jatim. Selain itu juga, kemiskinan turun sebesar 8,67 persen. Ini angka terendah dalam 10 tahun terakhir. Tak hanya itu, terdapat kenaikan investasi sebesar 70,2 persen dengan nilai nominal Rp 2,07 triliun. 


Tidak berlebihan, dalam salah satu sorotan utama dalam dokumen rekomendasi  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jember atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 adalah capaian sektor ekonomi tahun 2025. 


Gus Fawait menyebut performa ekonomi Jember menjadi yang terbaik di kawasan Tapal Kuda. Ia optimistis, dengan menjadikan rekomendasi DPRD sebagai panduan, kinerja ekonomi di tahun 2026 akan semakin meningkat.

Gus Fawait sendiri secara resmi menerima dokumen rekomendasi di Kantor DPRD Kabupaten Jember, Jumat (10/4/2026) sore. 


Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada Panitia Khusus (Pansus) dan pimpinan DPRD atas berbagai masukan yang diberikan. Menurutnya, rekomendasi tersebut bersifat konstruktif dan akan menjadi pedoman dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah.


“Kami telah mendengar dan membaca poin-poin rekomendasi dari DPRD. Isinya sangat berbobot dan membangun, serta akan menjadi acuan dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat Jember,” ujarnya. (yudhie)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update