Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hidupkan Iklim Berkesenian, Marsella Zaliyanti dan Arumi 'Dilukis' di Beauty of Balai Pemuda

Minggu, 19 April 2026 | April 19, 2026 WIB Last Updated 2026-04-19T21:49:02Z

 


SURABAYA| Pro-Desa.com - Sekitar 200 pelukis ikut ambil bagian dalam acara Beauty of Balai Pemuda Surabaya yang digelar Sanggar Merah Putih untuk menyambut Hari Kartini, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan melukis on the spot (OTS) yang menghadirkan dua model Marsella Zaliyanti dan Arumi Bachsin itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E. Dardak,  dan budayawan Erros Djarot. 


Dalam sambutannya Wagub Emil  mengajak semuanya untuk membuktikan bahwa Surabaya adalah kota yang akan dikenal sebagai kotanya para seniman. "Ini yang kita harapkan, karena tanpa seni akan kering kerontang. Padahal kita kenal dari sini lahir seniman-seniman musik Gombloh, Leo Kristi," ujarnya. 


Senada disampaikan budayawan Erros Djarot. Dia berpesan kepada Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Heri Purwadi, agar iklim berkesenian di Surabaya dihidupkan lagi. "Sebab tanpa kesenian bangsa ini akan kering seperti sekarang ini, ribut terus. Dengan kesenian kita dinginkan suasana, kita berikan pendidikan pada para politisi itu supaya lebih berbudaya lagi," tandasnya. 


Kegiatan yang digelar di pelataran timur Balai Pemuda itu tak hanya diikuti pelukis profesional,  tetapi juga melibatkan pelukis-pelukis muda, laki-laki dan perempuan. Mereka tak hanya berasal dari Surabaya dan sekitarnya, tapi juga dari Tuban,  Kediri, Malang bahkan Yogyakarta. 


Dan meski acara belum dimulai sebagian dari mereka mulai berkreasi begitu Marsella Zaliyanti hadir. Karena itu tak heran kalau banyak yang menjadikan Ketua Parfi 1956 periode 2022-2027 itu sebagai model lukisannya. Ini juga yang dilakukan Endi Asto yang datang dari Malang. "Karena dia yang datang duluan," ujarnya sambil menyaputkan kuas ke kanvasnya.


Dari seluruh karya yang dibuat pada sore hingga petang hari itu, tim kurator akan memilih 20 lukisan terbaik. Selanjutnya mulai 20 April lukisan itu akan dipamerkan di Galeri Merah Putih dan Basement Balai Pemuda. (ret)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update