Wisata Desa

Iklan

terkini

Ponpes Al Jauhar di Desa Kropak Probolinggo Dorong Santri Mandiri Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026, Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T02:32:36Z




PROBOLINGGO| Pro-Desa.com - Semangat kemandirian ekonomi berbasis pesantren terus tumbuh di Pondok Pesantren Al Jauhar, Dusun Timbangan, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan pembinaan akhlak, pesantren ini juga aktif mengembangkan unit usaha produktif sebagai sumber ekonomi berkelanjutan.


Melalui dukungan Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, Al Jauhar semakin optimistis mengembangkan potensi kewirausahaan. Salah satu produk unggulan yang kini menjadi daya tarik adalah Teh Tarik Jelly Trily, minuman kekinian hasil kreasi santri dengan standar mutu terjamin.


Sejak awal, pesantren berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya berilmu agama, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Aktivitas pendidikan dipadukan dengan pembinaan karakter dan keterampilan kewirausahaan, sehingga santri mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.


Komitmen ini semakin kuat setelah Al Jauhar bergabung dalam OPOP Jatim tahun 2026. Program tersebut membuka peluang pendampingan, pelatihan, hingga penguatan kelembagaan ekonomi agar produk pesantren memiliki daya saing tinggi.


Unit usaha Teh Tarik Jelly Trily yang berjalan sejak 1 November 2023 menjadi contoh nyata. Bahan baku dipasok dari pusat, sementara produksi dilakukan di pondok dengan melibatkan santri aktif. Produk ini telah mengantongi sertifikasi BPOM, Halal, dan HAKI, serta dipasarkan dengan harga terjangkau Rp6.000 per cup. Selain itu, pesantren juga memberdayakan wali santri melalui produksi kerupuk ikan jenggelek dan cumi-cumi dengan merek Abahqo, memperluas manfaat ekonomi bagi keluarga santri dan masyarakat sekitar.


Pengurus pesantren, Gus Yasin, berharap OPOP terus mendampingi usaha pesantren, terutama dalam pemasaran, legalitas, dan tata kelola profesional. “Kami berharap OPOP membantu pelatihan marketing, proses legalitas, serta pembinaan koperasi agar usaha pesantren semakin berkembang dan bermanfaat,” ujarnya.


Sekretaris Jenderal OPOP Jatim, Gus Ghofirin, mengapresiasi kesungguhan Al Jauhar. Menurutnya, usaha pesantren ini membuktikan bahwa pesantren mampu menghadirkan produk berkualitas sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi santri dan wali santri. “OPOP akan terus mendampingi, mulai dari penguatan koperasi, peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, hingga perluasan jaringan pasar,” tegasnya.


Keberhasilan Teh Tarik Jelly Trily dan produk Abahqo menjadi bukti transformasi pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi. Masyarakat dapat menikmati produk unggulan ini langsung di Pondok Pesantren Al Jauhar atau memesan melalui nomor 0822-3385-9371. Pesantren juga membuka kesempatan reseller dengan fasilitas showcase gratis, sebagai dukungan pengembangan jaringan antar-pesantren.


Dengan kolaborasi masyarakat dan pesantren, semangat kemandirian ekonomi yang diusung OPOP Jatim diharapkan terus berkembang, memberi manfaat luas bagi santri, pesantren, dan masyarakat. (jok)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ponpes Al Jauhar di Desa Kropak Probolinggo Dorong Santri Mandiri Ekonomi

Actual News

Topik Populer

Iklan