Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Nasihat Kiai Asep Agar Kita Selalu Berbuat Baik

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T01:02:08Z

 


SURABAYA | Pro-Desa.com - Nasihat Kiai Asep Agar Kita Selalu Berbuat Baik. "Berbuat baiklah kamu sekalian, baik kepada orang yang patut menerimanya (orang baik / ihsan) atau pun kepada orang yang tidak patut menerimanya (orang jahat), kecuali kepada musuhmu."


Hal ini ditegaskan oleh Prof DR KH Asep Syaifuddin Chalim MA, saat memberikan pengajian kitab kuning kepada para santrinya, Rabu pagi (8/4/2026) di Ponpes Amanatul Ummah, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya. 


Dijelaskan Kia Asep, bahwa setiap perbuatan baik, meski kecil, akan mendapatkan balasan (seringkali berlipat) dari Allah SWT. Sementara perbuatan buruk / jahat, juga mendapatkan balasan (seringkali seimbang dengan perbuatannya). 


“Dan ingat, kebaikan yang dilakukan, sekecil apapun, akan kembali kepada diri sendiri, bahkan dilipatgandakan balasannya hingga sepuluh kali lipat. Allah memberikan balasan tanpa memandang siapa pelakunya,”  katanya. 


“Tapi ingat, perbuatan baik harus didasari niat ikhlas, bukan mengharapkan pujian atau imbalan dari manusia agar mendapatkan keberkahan. Jadi Allah melihat niat kita, melihat hati kita,” Kiai Asep menegaskan.  


Nasihat Kiai Asep Agar Kita Berbuat Baik.


Jadi, berbuatlah baik tanpa batas. Makna kalimat ini mengajarkan untuk tetap menebar kebaikan atau "berbagi kasih sayang" bahkan kepada mereka yang mungkin tidak pantas menerimanya (tidak berbuat baik kembali), bertujuan agar kebaikan tersebut dapat melunakkan hati mereka.


Kecuali Musuh


Pengecualian pada "musuh" merujuk pada kewaspadaan terhadap pihak yang secara nyata bermaksud buruk, menzalimi, atau membahayakan diri kita (termasuk fitnah atau ancaman fisik). Dalam konteks ini, kehati-hatian diperlukan agar tidak menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan. Musuh, dalam konteks yang lebih besar, termasuk musuh agama Islam. 

Bagi para muslimin, pastikan dalam berbuat baik tidak melanggar syariat atau merugikan diri sendiri.(Moch. Nuruddin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update